Trik Pintar Memilih Furniture Yang Pas Untuk Rumah

Trik Pintar Memilih Furniture Yang Pas Untuk Rumah

Tanpa kehadiran furnitur, sebuah ruang hanya akan tampak kosong, sunyi, dan tentu saja: tidak estetis. Apalagi, keberadaan furnitur dinilai amat penting, mengingat masing-masing benda jelas punya fungsi yang berbeda. Hal yang sama juga berlaku terhadap rumah dengan harga murah atau mahal sekalipun. Tidak peduli banyak-sedikit, bagus-jelek, atau murah-mahal furnitur yang dimiliki, seluruhnya jelas berguna. Entah sebagai elemen dekoratif maupun fungsional.

Bagi mereka yang punya selera tinggi, proses pemilihan furnitur kadang kala menjadi hal yang sulit. Akan ada banyak pertimbangan yang mengiringi pemilihan furniture, baik berdasarkan selera maupun kebutuhan. Padahal, memilih furnitur sebenarnya mudah-mudah saja. Asalkan senada dengan konsep ruang yang akan dibangun, bujet, dan kebutuhan. Seluruhnya bahkan bisa dilakukan sendiri, tanpa harus berkonsultasi atau menggunakan jasa desain interior. Yang pasti harus disesuaikan juga dengan harga rumah di Jakarta dimana tempat anda tinggal.Bagaimana sebetulnya proses pemilihan furnitur yang benar? Apa saja, sih tolok ukur dalam memilih furnitur dengan tepat?

Selaraskan Furniture dengan Kondisi Ruang

Ini adalah hal mutlak yang harus kamu penuhi. Meski kamu memiliki furniture unik sekalipun, jika tidak senada dengan konsep ruang–tentu hal ini hanya akan membuang waktu, uang, dan tenaga. Sebagai pedoman, berikut adalah beberapa pertimbangan terkait pemilihan furnitur sesuai kondisi ruang.

Ukuran Furniture

Untuk mendapatkan ukuran yang ideal, ada baiknya jika terlebih dulu menentukan ukuran dan kondisi ruang. Sebagai contoh, hunian minimalis dengan keterbatasan ruang–tentu akan lebih cocok jika diisi dengan beragam furniture berukuran kecil hingga sedang. Bila memaksakan untuk meletakkan furnitur yang terlampau besar hanya akan membuat ruangan terasa sempit, sumpek, dan tidak nyaman. Bagaimana pun, hindari membeli furnitur berukuran sangat besar–terlebih jika pada akhirnya perabot itu tidak sesuai dengan kebutuhan keluarga kamu. Selain pengeluaran yang Bengkak, hal ini juga akan mengakibatkan tampilan hunian jadi tidak indah.

Pemilihan Warna

Pilihlah warna yang senada dengan dinding, maupun elemen dekorasi interior yang lain. Adapun cara mudahnya, bisa dengan menyelaraskan warna dominan yang ada di dalam ruang serta menghindari penerapan warna kontras rendah. Kedua cara ini sendiri amat penting, terutama untuk menjamin kehadiran furniture agar menyatu dan tidak menimbulkan ketimpangan yang mampu merusak keindahan ruang.

Fungsi Ruang dan Furnitur

Pemilihan furnitur hendaknya disesuaikan dengan fungsi ruang. Sebagai contoh, ruang keluarga. Mengingat fungsinya sebagai tempat berkumpul dan ngobrol bersama, ada baiknya untuk memilih sofa yang nyaman dan sedikit besar (bergantung jumlah keluarga) untuk mengakomodasi fungsi tersebut. Pilih juga furnitur yang tahan terhadap risiko noda tumpahan makanan atau minuman. Adapun untuk memperindah dan menciptakan kesan bersih dan elegan, kamu juga bisa menambahkan furnitur khusus untuk menyimpan benda. Toh, dewasa ini, ada banyak kok lemari maupun laci yang punya model dan desain menarik, tentu saja dengan ukuran yang beragam. Bijaklah dalam memilih furnitur. Ada kalanya, kamu cenderung ingin membeli perabot mahal–hanya karena kamu menyukai bentuk, fitur, atau justru kesan mewah yang melekat pada benda tersebut. Padahal kenyataannya, kamu tidak terlalu membutuhkan furnitur tersebut. Kebiasaan ini tentu tidaklah baik, sebab kamu jelas berisiko menghabiskan anggaran untuk hal-hal yang tidak penting.

Desain

Sudah menjadi hal yang umum, bahwa kamu harus memilih desain furnitur yang senada dengan tema ruang. Kendati demikian, tetap disarankan agar kamu memilih desain furnitur yang tidak lekang waktu. Selain menghemat bujet, kamu pun bisa berkreasi dengan mengubah-ubah tampilan furnitur sesuai zaman.

Pilih Bahan Berkualitas dan Punya Konstruksi yang Kuat

Ada banyak bahan furnitur yang tersedia di pasaran. Namun untuk usia dan ketahanan yang lebih lama, kamu bisa memilih furnitur dengan konstruksi kayu, salah satu contohnya bisa ditemui dalam ragam furniture Jepara. Selain terkesan alami, kayu juga memiliki daya tahan yang lebih bagus, ketimbang bahan lain seperti alumunium atau kayu partikel. Adapun pada jenis lain, pastikan kamu memilih furniture dengan kualitas finishing dan kain pelapis yang baik. Beberapa tolak ukurnya, seperti bahan dan teknik pernis, ketahanan terhadap kotoran maupun debu, kemudahan perawatan, serta kualitas warna.

Sesuaikan dengan Anggaran

Apa pun jenis furniture yang dipilih, disarankan untuk menyesuaikan dengan anggaran yang kamu miliki. Meski tidak selalu berarti mutlak, hindari membeli furniture murah, sebab biasanya–hal tersebut akan berdampak pada kualitas yang diberikan. Ketika kamu membeli tempat tinggal dan sengaja memiliki anggaran khusus untuk membeli furniture mengapa tidak untuk dimaksimalkan penggunaannya? Adapun upaya untuk berhemat sebenarnya tidak berhenti saat proses pemilihan furnitur berakhir. Lebih dari itu, kamu juga harus memastikan, agar setidaknya furnitur/perabot yang dipilih tidak mengakibatkan biaya yang membengkak di kemudian hari. Beberapa tips yang harus kamu perhatikan, yakni:

  1. Memilih perabotan yang hemat energi,
  2. Memilih perabot dengan warna netral–sebab furnitur berwarna cerah cenderung punya harga yang lebih mahal,
  3. Membeli satu set furnitur,
  4. Senantiasa mengecek label serta fitur garansi yang diberikan, serta (5) bersabar utnuk tidak membeli seluruh furnitur rumah sekaligus.

Membeli furniture yang tepat untuk rumah memang gampang-gampang susah. Namun, bukan berarti mustahil, ya. Adapun beberapa hal yang sudah disebutkan di atas bisa menjadi patokan bagi kamu saat ingin membeli furnitur untuk melengkapi perabot, renovasi, atau sebagai hadiah seseorang. Selamat mencoba!