Beli Emas di Antam Kena Pajak

Beli Emas di Antam Kena Pajak

Membeli emas memang banyak dilakukan sekarang ini karena memiliki nilai investasi yang tinggi. Selain itu, kegiatan jual beli emas juga memungkinkan anda untuk mendapatkan keuntungan yang besar. hal ini dikarenakan harga emas yang cenderung stabil dan menanjak naik perlahan. Tak heran banyak orang yang sengaja menginvestasikan uangnya kedalam bentuk emas. Salah satu tempat pembelian emas yang paling terkenal yaitu PT Aneka Tambak Tbk, atau yang biasa kita sebut PT Antam kini mengharuskan setiap transaksi jual beli emas yang terjadi haruslah dikenakan pajak untuk harga emas. Pajak yang akan dikenakan berupa PPh pasal 22 untuk seluruh subjek pajak yang melakukan transaksi pembelian logam mulia.

Pengenaan Pajak Pada Emas itu Wajar

Berdasarkan dari pernyataan yang dilontarkan dan diumumkan oleh pihak Butik Emas Logam Mulia (BULM) pengenaan pajak pada logam mulia akan resmi dilakukan pada tanggal 2 oktober 2017. Berikut adalah skema dari pemungutan pajak yang akan terjadi, setiap pembeli logam mulia yang memiliki NPWP akan dikenakan pajak sebesar 0,45% dari total transaksi harga emas yang dilakukannya, sedangkan pembeli yang tidak memiliki NPWP akan dikenakan biaya lebih besar dua kali lipatnya yaitu 0,9%. Bukti dari PPh 22 hasil transaksi dari pembelian Emas tersebut akan diterbitkan 30 hari kerja setelah transaksi terjadi, begitulah kira-kira pengumuman yang disampaikan oleh BULM.

Berbeda dengan objek pajak seperti Perhiasan yang memang terkena PPN, emas batangan bukan merupakan objek pengenaan PPN namun akan dikenakan PPh 22 tutur Direktur Eksekutif Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA) , Yustinus Prastowo. Seperti yang dikatakan oleh direktur penyuluhan, pelayanan dan humas Dithen Pajak Hestu Yoga Saksama, pengenaan pajak untuk emas batangan memang sudah diatur sejak lama, peraturan ini masuk ke dalam PMK Nomor 34/PMK.010/2017 yang berisi pemungutan pajak harga emas PPh 22 sehubungan dengan kegiatan pembayaran atau penyerahan barang dan kegiatan di bidang impor atau usaha bidang lain.

Memang sudah sepatutnya pemerintah memberikan kebijakan seperti ini bagi kegiatan jual beli dan harga emas batangan. Tentunya dengan kebijakan pajak seperti ini, pemasukan RAPBN Indonesia juga akan semakin meningkat karena masukan dari pajak Emas Batangan. Untuk para pemain yang sering menginvestasikan emas batangan dan menjualnya kembali, kami rasa juga tidak akan ada masalah. Hal ini dikarenakan para pembeli emas batangan rata-rata merupakan orang yang memiliki penghasilan yang tinggi atau orang yang memang memiliki usaha. Jadi kebijakan sepert ini merupakan hal yang pas dan tepat, yaitu para pengusaha yang memang mampu untuk dijadikan subjek pajak.

Pajak yang dikenakan juga sangat masuk akal yaitu dibawah setengah persen untuk yang memiliki NPWP dan dibawah satu persen untuk yang tidak memiliki NPWP. Pastinya sebagian besar dari anda yang sering berinvestasi emas sudah memiliki NPWP. Untuk anda yang ingin memulai berinvestasi uang kedalam emas batangan, anda tetap bisa memulainya sekarang ini. dengan pengenaan pajak seperti ini, secara tidak langsung anda juga bisa mendukung pembangunan negara dengan ikut serta membayar pajak. Sudah seharusnya kita sebagai orang yang mampu sadar dan taat membayar pajak sekarang ini. Itulah pembahasan kita pada kali ini mengenai PT ANTAM yang memberlakukan pemungutan pajak di setiap transaksi pembelian emas dan juga harga emas batangannya. Semoga artikel ini dapat membantu dan memberikan anda informasi yang berguna.